![]() |
| Pengurus Himpunan mahasiswa Ekonomi Syari'ah berfoto bersama pemateri kegiatan (Foto/ Dok. Ist) |
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber utama, diantaranya Azwar Djafar, S.Psi., M. Psi., CHt,MNLP dari Lembaga Self Management Indonesia yang membahas perihal Tips dan trik dalam membangun mindset berwirausaha dengan sistem syari'ah di era digital, serta Teuku Muhammad Alfahrezi yang membahas materi terkait tatacara membuat desain grafis sebagai sarana branding produk agar menarik dan dilirik oleh konsumen.
Acara yang dimulai sedari pagi hingga sore hari ini di sambut antusias yang begitu tinggi oleh 80 peserta yang berasal dari kalangan mahasiswa, dosen, hingga tamu undangan. Azwar Djafar selaku pemateri pertama menjabarkan tentang bagaimana sikap-sikap yang harus diambil oleh mahasiswa terutama bagi yang ingin berkecimpung sebagai enterpreneur di gempuran era yang terdigitalisasi.
"Sebagai seorang mahasiswa, sekaligus bagi rekan-rekan yang ingin ikut andil menjadi enterpreneur di usia muda, dorongan modal dan kekuatan finansial bukan lagi menjadi faktor utama, namun pemanfaatan teknologi seperti Artificial intelligence (AI) dan sejenisnya didorong dengan landasan prinsip-prinsip syari'ah menjadi suatu penentu dalam menaikkan citra dan value suatu produk/brand agar lebih dikenal dan dilirik oleh konsumen dengan jangkauan yang lebih luas." ucap Azwar di sela-sela materinya.
Disisi lain, pada sesi pemateri kedua yang dibuka dan dibawakan oleh Teuku Muhammad Alfahrezi, dalam sambutan nya ia mengatakan bahwa desain grafis juga ikut andil menjadi faktor penentu dalam hal menjangkau lebih banyak konsumen.
"Di setiap bidang usaha kita pasti seringkali mengetahui suatu jasa atau produk tertentu karena ada spanduk, poster atau flyer dalam bentuk media informasi yang memberitahukan informasi dan gambaran terkait apa yang produk/jasa yang dijual, dan kebanyakan orang mungkin akan merasa tidak tertarik jika desain dari poster atau flyer tersebut menghasilkan kesan jelek dan kurang kreatif, nah sekarang coba kita bayangkan bagaimana informasi itu bisa tersampaikan dengan baik kepada khalayak ramai kalau calon enterpreneur sendiri tidak mengetahui teknik dan cara pembuatan desain grafis yang baik dan benar." jelas Alfahrezi.
Miftahul jannah, selaku ketua panitia pelaksana, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan rentetan dari program kerja pengurus Himpunan Mahasiswa Ekonomi Syari'ah dalam menjalankan pengabdiannya, ia berharap bahwa kegiatan seperti ini mampu memberikan gambaran ataupun arah bagi teman-teman mahasiswa terkhususnya bagi yang ingin berkecimpung menjadi seorang enterpreneur, semoga kegiatan yang dilaksanakan kali ini mampu kiranya memberikan manfaat dan kebaikan terutama bagi kami selaku pengurus sekaligus bagi teman-teman mahasiswa juga. Tutupnya.
Rangkaian kegiatan seminar yang bertajuk "Eksyar Preneur 2025" ini kemudian ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab antara peserta dan pemateri kegiatan. [Rzq]
