Aceh Utara — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) XXXVIII Universitas Malikussaleh Kelompok 25 melaksanakan program “Goes to School” berupa penyuluhan anti-bullying di SD Negeri 17 Dewantara, Desa Bangka Jaya, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Jumat (31/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa di bidang pendidikan yang bertujuan meningkatkan pemahaman siswa tentang bahaya perundungan, baik fisik, verbal, maupun psikologis, sekaligus mendorong terbentuknya lingkungan sekolah yang aman.
Mahasiswa menyampaikan materi dengan pendekatan edukatif yang disesuaikan dengan tingkat pemahaman siswa sekolah dasar. Materi meliputi pengertian bullying, bentuk-bentuknya, dampak bagi korban, serta cara menyikapi dan melaporkan tindakan perundungan kepada guru atau orang dewasa terpercaya.
Kegiatan diikuti siswa dengan antusias melalui sesi tanya jawab dan diskusi ringan. Mahasiswa juga menanamkan nilai empati, saling menghormati, dan toleransi sebagai upaya mencegah terjadinya bullying di lingkungan sekolah.
Anggota Kelompok 25 KKN-PPM XXXVIII Universitas Malikussaleh, Nabila Boru Sitinjak, mengatakan program “Goes to School” merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap isu perundungan di dunia pendidikan. Menurutnya, edukasi sejak dini penting untuk membantu anak memahami risiko bullying sekaligus membangun karakter positif.
Kepala SD Negeri 17 Dewantara mengapresiasi kegiatan tersebut dan menilai materi yang diberikan relevan serta mudah dipahami siswa. Ia berharap program serupa dapat terus dilakukan guna mendukung pembentukan karakter peserta didik.
Melalui program ini, mahasiswa KKN Universitas Malikussaleh berupaya berkontribusi dalam penguatan pendidikan karakter sekaligus mendukung pengembangan sumber daya manusia di Desa Bangka Jaya.
