IMATAPSI Salurkan Bantuan Kemanusiaan Enam Tahap untuk Warga Tapanuli Tengah dan Sibolga

 (IMATAPSI) kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke daerah asal secara bertahap.DOK LPMH


LPMH-Paguyuban Ikatan Mahasiswa Tapanuli Tengah Sibolga (IMATAPSI) kembali menunjukkan komitmen sosialnya dengan menyalurkan bantuan kemanusiaan ke daerah asal secara bertahap. Hingga saat ini, IMATAPSI tercatat telah melaksanakan penyaluran bantuan sebanyak enam tahap bagi masyarakat Tapanuli Tengah dan Sibolga.

Bantuan tersebut diberikan sebagai respons atas berbagai persoalan sosial serta dampak bencana yang dialami masyarakat setempat. Proses penyaluran dilakukan secara langsung kepada warga yang membutuhkan, dengan mengedepankan prinsip tepat sasaran dan transparansi.

Ketua Umum IMATAPSI, Ridho Abdika, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab moral dan kepedulian mahasiswa perantau terhadap kampung halaman. Menurutnya, IMATAPSI tidak hanya berperan sebagai wadah silaturahmi antar mahasiswa, tetapi juga harus mampu hadir secara nyata di tengah masyarakat, terutama dalam kondisi sulit.

“Bantuan yang kami salurkan merupakan hasil kolaborasi bersama Relawan Gesit dan Kitabisa.com. Meskipun dengan keterbatasan, kami berupaya tetap konsisten dan berkelanjutan. Hal ini dibuktikan dengan enam tahap penyaluran bantuan yang telah kami laksanakan,” ujarnya.

Adapun jenis bantuan yang disalurkan meliputi kebutuhan pokok masyarakat, seperti bahan pangan dan kebutuhan mendesak lainnya, yang disesuaikan dengan kondisi di lapangan. Setiap tahap penyaluran dilakukan melalui koordinasi dengan tokoh masyarakat setempat guna memastikan bantuan diterima oleh pihak yang benar-benar membutuhkan.

Masyarakat penerima bantuan pun menyampaikan apresiasi atas kepedulian IMATAPSI. Kehadiran paguyuban mahasiswa tersebut dinilai mampu meringankan beban warga sekaligus menjadi contoh nyata peran aktif generasi muda dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan.

Ke depan, IMATAPSI berharap kegiatan ini dapat terus mempererat hubungan emosional antara mahasiswa perantau dan daerah asal, serta mendorong lebih banyak elemen masyarakat untuk turut berkontribusi dalam upaya kemanusiaan dan pembangunan sosial di Tapanuli Tengah dan Sibolga.



Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama