![]() |
| mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar aksi mimbar bebas di lingkungan kampus dok/LPMh |
LPMH-Sejumlah mahasiswa Universitas Malikussaleh (Unimal) menggelar aksi mimbar bebas di lingkungan kampus sebagai bentuk kepedulian terhadap berbagai persoalan yang tengah dihadapi bangsa. Dengan membentang spanduk bertuliskan "Mimbar Bebas!!! Darurat!!! Indonesia Krisis!", mahasiswa menyampaikan aspirasi dan kritik terhadap sejumlah kebijakan pemerintah yang dianggap belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat.
Dalam orasinya, mahasiswa menyoroti berbagai isu nasional, seperti persoalan tanah Papua, RUU Polri, program Makan Bergizi Gratis (MBG), harga BBM, Proyek Stategis Nasional (PSN), hingga keterlibatan militer dalam sektor sipil. Mereka menilai berbagai kebijakan tersebut perlu dikaji secara lebih terbuka dan melibatkan partisipasi masyarakat agar tidak menimbulkan ketimpangan sosial maupun ekonomi.
Berlokasi di bawah rindangnya pepohonan di tengah kawasan kampus, mimbar bebas ini menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menyuarakan kegelisahan rakyat melalui orasi, diskusi, dan refleksi bersama. Aksi berlangsung damai dengan semangat menyampaikan kritik yang konstruktif demi perbaikan bangsa.
Para mahasiswa menegaskan bahwa aksi tersebut bukan sekedar bentuk protes, melainkan panggilan moral untuk mengingatkan pemerintah agar lebih peka terhadap kondisi masyarakat. Mereka berharap setiap kebijakan yang diambil dapat benar-benar berorientasi pada kesejahteraan rakyat, menjunjung tinggi keadilan sosial, serta menjamin hak-hak masyarakat di seluruh wilayah Indonesia tanpa terkecuali.
Melalui mimbar bebas tersebut, mahasiswa Unimal mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama mengawal demokrasi dan memastikan hak-hak masyarakat tetap terlindungi demi terwujudnya Indonesia yang adil, damai, dan sejahtera.
