LPMH-Sejumlah mahasiswa akan menggelar aksi di Gerbang Kampus Bukit Indah, Universitas Malikussaleh, pada Senin (29/06/26). Aksi ini digelar sebagai bentuk penyampaian sikap atas dugaan adanya pelanggaran etik yang dilakukan oleh salah satu tenaga pendidik di lingkungan kampus.
Berdasarkan seruan aksi yang beredar, mahasiswa menilai pernyataan yang menjadi sorotan tersebut tidak mencerminkan semangat kampus yang seharusnya mendukung dan memberi ruang bagi seluruh mahasiswa, terutama bagi mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu. Menurut mereka, kampus bukan hanya tempat menempuh pendidikan, tetapi juga ruang yang memberikan kesempatan dan rasa aman bagi setiap mahasiswa. Karen itu, slogan "Unimal Rumah Kita" dinilai perlu diwujudkan melalui sikap dan kebijakan yang berpihak kepada sivitas akademika.
Lewat aksi ini, mahasiswa meminta pihak universitas tidak tinggal diam. Mereka mendesak agar dugaan pelanggaran tersebut diproses melalui mekanisme etik yang berlaku. Mahasiswa juga meminta Rektor Universitas Malikussaleh mengambil langkah tegas apabila hasil pemeriksaan nantinya membuktikan adanya pelanggaran. Mereka menilai penegakan etik menjadi bagian yang sangat penting dalam menjaga kepercayaan terhadap institusi.
Aksi dijadwalkan berlangsung di Gerbang Kampus Bukit Indah dengan membawa semangat solidaritas antarmahasiswa. Massa berharap aspirasi ini mendapat perhatian serius dari pimpinan universitas, sehingga persoalan ini dapat diselesaikan dengan transparan dan sesuai dengan aturan yang berlaku.
